"i'm sorry for the past"
januari 2012 baru saja salesai, meskipun sekarang bukan februari tanggal 1. sejauh ini banyak suka duka yang saya rasakan tidak hanya di dunia nyata tapi juga di dunia maya. seperti halnya yang terjadi di twitter. ya, jejaring sosial 140 karakter itu mengundang "candu" tersendiri bagi diri saya.
terhitung sejak tanggal 30 januari 2010 saya telah menggunakan media ini untuk berbagai keperluan. terkadang diisi dengan curahan hati, amarah, aktivitas, dan semuanya yang saya tahu dan rasakan. 140 karakter itu memang hebat, ia membuat candu sebagai media wajib dikunjungi saat membuka internet.
padahal kapasitasnya yang hanya 140 karakter terkadang menimbulkan masalah dalam hidup saya. kicauan saya di twitter seringkali menimbulkan berbagai persepsi dan salah paham. saya tidak menyalahi orang lain karena itu, ya that's my stupidity...
maafkan jika kicauan saya seringkali membuat banyak orang mengartikan lain. ketahuilah, saya bukan orang yang ingin mencari perhatian lewat tweet yang kontroversial. sulit didefinisikan bagaimana paradigma orang lain terhadap tulisan saya di media 140 karakter itu.
pengakuan saya dulu memang bodoh. pentingkah seorang biasa mengaku untuk dihujat, dikasihani, diberitakan, dan masuk headline gossip sepenjuru lingkungan? tapi mengapa saya melakukan hal tersebut? ya, karena saya belum cukup bijak dalam menggerakkan jemari saya. saya tidak ingin menghilang karena saya ingin lari dan sembunyi, saya menyukai media itu.
sekarang siapapun yang membaca tulisan ini. mengertilah saya, semua kediaman saya disaat ada yang mengusik dan menghujat oleh kesalahan bodoh saya, DULU!
with pleasure
hilda :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar